LDM (Long Distance Marriage) Part 1

Ayaaaaaang,,,,,

Ia mempelajari beberapa hal mengenai LDM ini..

Yaaah,,persiapan lah sebelum nanti kita menikah dan uda tinggalkan ia beberapa minggu….
Semasa pacaran aja 1 minggu ekivalen dengan 1 bulan..-_______-”
mungkin nanti kalo udah nikah 1 jam pisah sama uda sama dengan 1 bulan rasanya..heheehe

Kenapa Ia terpikirkan untuk menulis LDM ini? Karena LDM ini akan sedikit atau banyak berpengaruh terhadap rumah tangga nya si penganut LDM,,hehe..

Hmmm..apa yah? misalnya :
1.Saat istri butuh saran/pendapat/keputusan/kebijakan dari suami,,tapi komunikasi sedang tidak mendukung (entah sinyal gak ada,atau jam kerja suami

2.Saat istri kangen suaminya, apa yg harus dilakukan sama si istri?

3.Saat suami kangen istri, apa yang harus dilakukan si suami?

4.Saat sang istri ketakutan di rumah? apa yang mesti dilakukan?

5. Saat bahaya mengancam di rumah (mudah2an gak terjadi dama kita, misal masalah listrik, Perlu adanya transfer materi dari suami cara2 mengatasi masalah2 teknis seperti listrik koslet atau apa pun yang mungkin terjadi dan yang tidak dimengerti sama si istri)

6. Dan yang penting juga adalah bagaimanapun setiap pernikahan memerlukan kedekatan fisik, apalagi di awal pernikahan di mana penyesuaian demi penyesuaian harus dijalani. Juga pentingnya dukungan fisik dan psikis. Belum lagi soal kebutuhan biologis. Bagaimana menyalurkannya ? Hmm….

7. Dll yang mungkin saja terjadi

Mungkin kalo berpisah sebentar aja,,,pasangan suami-istri bakal mampu mengahdapinya. Tapi gimana kalo perpisahannya itu lama?? (atau sebenernya sebentar tapi rasanya lama,,hehe,,,#sebutsajaElje )

Perlu ada strategi khusus,,, mungkin pertemuan rutin atau kalo memungkinkan pasangannya dibawa aja sekalian!!
tapi kalo untuk kasus kita, rasanya agak susah untuk membawa pasangan…

Yang perlu kita kuatkan dari dalam diri kita adalah :

Komitmen!

Setiap pernikahan didasarkan komitmen suci. Komitmen untuk saling menjaga cinta. Saling menjaga perasaan. Saling menjaga harta. Saling memotivasi. Saling mendukung. Komitmen untuk saling menjaga, menyayangi, dan menghormati istri.suami dan keluarga2nya!

Komitmen istri untuk menjaga harta suaminya. Komitmen suami untuk memberikan nafkah. Dan dalam keterpisahan fisik sekalipun, suami istri wajib menjaga keutuhan rumah tangganya, SESULIT apapun kondisinya.

Iya gak sih ayang? ada kah ide lain dari ayang??😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s