Cara Unik Uda

Misalnya lagi di telepon

Uda      : sfsjfgfgje

Ia         : dksahfiew ;;ewkhfewkgi;wyf fekgfhewyfgbe;khew;ygrcbw ghelygcblg wkgfrwejugfwqkfhgewksfgio;nxei ciuetxbeitcbw;iqxwotxyb exb;wtgycbowtencelwhtexb;wote

Uda      : kgpy

Ia         : pklongtdldlugbljl gvlujdvj vgjlf vgj gf g fi ewkhfe itcbw;iqxwotxyb wkgi ewkhfew itcbw;iqxwotxyb kgi ewkhfewkgi ewkhfewkgi sagdbc;oiryh;wayn hw;iync pqh kewghb;oieyx ekwgtncwo nxqlieyh xbkgwunxehh euncw otyowe’xnoe;cn

Uda      : Ia ia ia ia ia!!!

Ia         : Uda mau udahan?😦

 

Hahahaha….. dipikir2  kocak yah :))

 

Kasus 2

Saat ia pakai kerudung hijau, baju warna coklat biru…

Uda      : Ia cantik pakai apapun, tapi ia lebih cantik kalau pakai baju warna coklat atau biru yang biasa ia pakai J

 

HAhahahaa…. Bilang aja aq jelek dan gak pantas pakai kerudung ijo! -____-“

 

Kasus 3

Kalau dipikir,,, ia sama uda tuh beda dalam hal berpikir. Ia terlalu idealis. Terlalu banyak mimpi dan keinginan. Saking idealisnya,,banyak ide2 ia yang gak masuk akal. Hahaaha.. Sebenernya aq menyadarinya, cuman aq lebih sedikit optimis dari pada uda mengenai sesuatu hal (meskipun hal tersebut mungkin sangat sulit untuk dilakukan dan diterima dengan akal sehat)

Berbeda dengan uda, uda orang yang SANGAT REALISTIS. Itulah kenapa, aq selalu Nyaman dan AMAN jika mengShare apa yang aq pikirkan ke uda, soalnya uda bisa mengimbangi pikiran aq dan menunjukkan kalan berpikir yang lain.

 

Nah, dengan adanya perbedaan cara pikir ini, amat sangat rawan untuk BERANTEM kalau kita tidak sama2 saling mengenal.

 

Hmmm… mau ia kasih contoh? Apa yah? Hmm.

Ini aja contoh kecil dan sederhana.

Ia         : Udaaa,, ia cari2 info,,kata A, kata B, kata C, ada rumah kontrakan di bandung murah! Ada yg 6jt, 8 juta, bla bla bla bla

(dalam otak ia juga berpikir, pasti sulit mendapatkan rumah yang cukup bagus dengan harga semurah itu. Namun, ia optimis karena ada teman ia yang mendapat harga murah tapi tetap mendapat rumah yang nyaman, kenapa kita gak bisa seperti mereka juga… Meskipun agak-agak mustahil sebenarnya… Ia sadari itu.. Cuman sisi keidealisan dan ke-harapan besar ia ingin ajaaa bilang ke uda)

Uda      : eeuu….. (terus diam, tidak ada pernyataan membantah atau menentang ia)

(Nah, ia tuh udah tau,,,,kalau uda diam kayak gitu,,berarti uda nanda GAK SETUJU dengan pernyataan ia. Entahlah apa yang uda pikirkan hingga uda diam dan tidak menentang ia secara terang2an… ia sih mikirnya, karena uda nanda akan men-down kan semangat ia yg menggebu-gebu soal rumah kalau uda menjatuhkan pernyataan ia.. Karena di dalam pernyataan ia, ada harapan, ada asa, ada angan tentang kehidupan indah bersama dalam suatu rumah—haha,,apa tsih bahasanya—tapi emang bener—

Dan ia sadar dengan diam nya uda,  uda sedang menjaga perasaan ia (yang terlalu banyak harapan) dan berpikir mencari kata yang akan uda sampaikan selanjutnya.

Akhirnya ia mulai turun ke realita dengan bilang

Ia         : Eh, tapi iya sih Da, kemaren pas ia cari2 rumah buat aq ,maya, vivin, itu 20 juta 4 kamar, dan itu masuk ke gang gang di bangbayang

Uda      : iyaaa!! Uda juga pernah nanya di cisitu baru sekitar 30 juta an

 

Hahaha…. Tuh kan! Cara kita menanggapi satu sama lain itu unik. Sama-sama saling menjaga perasaan. Saling menghormati cara berpikir. Dan akhirnya kita bertemu di tengah-tengah. Tanpa ada yang merasa tersudutkan atau terabaikan pikiran dan perasaan nya..

 

Mungkin kalo orang lain akan berbeda, misal :

Wanita : Bang,,ada rumah murah loh di bandung, nyaman pulak. Aku dapat info dari temen2ku,,sekitar 6jt. Ada juga yang 8 juta. Itu di dago dan di tubagus Bang..

Pria      : Gak mungkin…. Mana ada rumah segitu setahun! Apalagi di bandung, di tubagus, di dago! Zaman sekarang rumah mahal2,,gak mungkin dapet kalo segitu. Kemaren aja abang tanya2, di cisitu itu sekitar 30 jutaan!

Wanita : Iya Bang😦

Dan harapan untuk memiliki rumah bersama sirna…

 

Hahaha….

 

Meskipun mungkin, si Pria dan Uda ingin menyampaikan hal yang sama, tapi cara penyampaian nya berbeda… Dan penerimaan di Ia dan di si Wanita nya pun pasti berbeda.

 

Banyak ko kejadian2 semacam tadi Da.. Ketika ia menyampaikan XXXXXX dan uda rasa itu kurang bisa masuk akal, atau kurang bisa dilakukan dengan dengan mudah,, uda menyampaikan dengan cara baik dengan tetap menjaga perasaan ia

 

Terima kasih untuk hal itu yah sayang🙂

 

Aq nyaman sama kamu🙂

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s