Cerita Sabrini

Ternyata orang menangis saat ditinggalkan kekasihnya pergi.

Hal ini berlaku juga sama sabrini. Aa nya baru dapat kerja d gresik, dan dia menangis saat aa nya pergi, begitu juga hari2 setelahnya, ada beberapa kali dia menangis.

Padahal ia melihat sabrini seorang yg sangat kuat dan tegar. Sangat mandiri (cenderung hidup sendiri)

Menangis memang sangat manusiawi. Menangis bukan berarti lemah.

Tapi entahlah apa yg dipikirkan di mata cowo2, uda atau aa nya sabrini. Apakah menangis itu suatu tanda kelemahan atau tidak. Hanya uda dan Tuhan yg tau jawabannya. hehe

 

Jadi ingat saat uda pertama kali akan pergi untuk kerja. (Oh man, bahkan itu cuman ke jakarta -_____-“) dan ia menangis bawang bombay!!!  Menangis seakan2 ditinggalkan kemanaaa gitu! Dan hari2 berikutnya, suka tiba2 nangis gak jelas gara2 ingat uda. (Sabrini, aq mengerti apa yg kamu alami skrg, hehe)

Eh, dua minggu kemudian, uda datang. Ia ketemu lagi sama uda dan kengen2an😀 (secara Jakarta-Bandung deket banget)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s