GIBAH

Memang sulit berada di tengah-tengah orang yang suka menbicarakan orang lain. Apalagi membicarakan keburukan orang lain. Sepertinya saya harus menemukan komunitas yang lain.

“Genk” atau orang2 terdekat saya di kantor memiliki kebiasaan buruk. Mereka senang “peduli” terhadap orang lain. Mereka suka memperhatikan orang lain (atau lebih tepatnya memperhatikan kejelekan orang lain).

Memang hak mereka untuk menilai seseorang.  Hak kita semua untuk memperhatikan orang lain dan menilai orang lain juga. Dan kita bebas untuk menilai kejelakan atau kebaikan orang lain. Cuman yang menjadi hal penting adalah bagaimana kita bersikap terhadap kejelekan orang lain.

Bagi saya, ketika melihat kejelekan seseorang, saya tidak akan menyampaikan ke orang lain (kecuali cerita ke uda,hehe). Akan saya simpan sendiri dan jadi bahan pembelajaran untuk saya. Dan kalo saya berkesempatan, saya akan menyampaikan baik2 ke orangnya agar dia mau berubah menjadi lebih baik.

Yang saya sayangkan adalah, teman2 dekat saya di kantor hobby banget yg namanya ngomongin orang. Astaghfirullah,,serba salah saya kalo lagi sama mereka.

Jadi, selama ini saya hanya mendengarkan saja, dan mencoba untuk menyampaikan hal yang netral tentang bahan pembicaraan kami, dan mencoba untuk menyampaikan hal yang positif tentang apa yg dibicarakan.

Bagaimana solusi nya menurut uda..??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s