NIAT untuk RUTINITAS kita

Dalam sehari 24 jam ini, 7 jam saya gunakan untuk tidur.  2 jam saya gunakan untuk berbenah kamar dan persiapan kerja. 8 jam saya gunakan di kantor. 3 jam saya gunakan di perjalanan. Dan 4 jam sisanya, saya gunakan untuk beraktivitas di kosan.

Hidup saya terlalu terkurung dengang RUTINITAS. Tapi bukannya saya sama seperti orang2 lain juga? Hidup mereka juga dikurung dengan rutinitas. Kewajiban untuk belajar. Kewajiban untuk bekerja. Kewajiban untuk menjalani hidup. Malah tidak sedikit waktu mereka dihabiskan untuk bekerja.

Sebenarnya bisa saja jika saya ingin berbeda dengan orang lain pada umumnya. Tidak saja menjalani hidup sekadar untuk menjalani rutinitas. Tapi ada sesuatu yang bisa menjadi nilai lebih dari rutinitas kita. NIAT. Yah benar. Niat. Saya selalu ingat nasihat ibu kekasih saya soal Niat. Begitu juga yang diajarkan orang tua saya. Dengan niat yang baik, segala aktivitas yang pastinya mengurangi waktu hidup kita tidak akan menjadi sia-sia. Setidaknya hidup menjadi lebih berarti. Jadi mulai sekarang, marilah meniat kan segala sesuatu dengan niat. Dengan niat yang baik tentunya.

Dari hal yang sering kita jalani setiap hari nya. Yaitu bekerja. Bekerja untuk Ibadah. Bekerja untuk membantu keluarga, sodara, atau orang lain. Bekerja untuk menabung membangun keluarga di masa depan. Bekerja sebagai keharusan umat manusia untuk berusaha. Insya Allah dengan niat yang baik, kita akan menjadi lebih kuat sehingga lebih mudah dalam menghadapi berbagai situasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s