MOMOCHILA 2

Allah memang maha Adil. Ada saatnya kita senang, ada kalanya kita sedih. Begitu juga dengan aq, uda dan mochi. Beberapa hal menyedihkan juga terjadi di antara kita.

Saat mochi sakit
Inilah saat-saat menyedihkan bersama mochi. Pada awalnya ia melihat ada bercak darah di lantai. Kemudian ia ikuti bercak itu dan berakhir di kaki mochi. Ia langsung bergegas mendekati mochi dan melihat ke kaki nya. Ia perhatikan dengan seksama kaki mochi. Ia bersihkan kaki mochi. Mencoba bersikap tenang padahal dalam hati panik bukan main dan khawatir terjadi apa2. Ternyata kaki nya gak masalah. Ia kira kaki mochi menginjak pasir eeh nya yang tajam. Atau dia bermain2 di dapur dan kena pisau. Ternyata hal lebih menakutkan terjadi. Ia melihat darah di lubang anus mochi. Ia sangat sedih waktu itu. Dimana secara langsung ia harus melihat eeh dia berdarah. Dimana ia harus membersihkan lantai karna ada bercak darah mochi. Siapa yang tidak sedih melihat hal kesayangan seperti itu.
Saat itulah ia sangat memperhatikan keadaan mochi. Ia mengamati eeh nya setiap hari, khawatir mochi sembelit. Dan memberikan serta memaksa mochi untuk minum air lebih banyak. Tetapi selama beberapa hari mochi tidak kunjung sembuh. Saat itu lah aku menghubungi uda. Mungkin uda masih ingat aq menangis saat cerita kesehatan uda. Akhirnya mochi diberi obat cacing. Dan ia ingat saat uda dan ia berusaha memberikan obat sama mochi. Tapi syukurlah mochi akhirnya sembuh.

Saat mochi harus pergi
Ini hal yang paling menyedihkan. Merasa menyesal juga. Merasa malu juga sama uda. Aq gagal mengurus mochi. Malu rasanya tidak berhasil merawat mochi sampai besar. Sampai mochi kawin. Sampai mochi punya anak. Sampai anaknya mochi punya anak lagi. Malu banget ia sama uda. Merasa gagal mengurus mochi. Karena keadaan, ia harus memutuskan untuk menitipkan mochi ke tempat fia. Karena baik ia maupun uda gak sanggup meneruskan mengurus mochi. Lain kali ia akan menebus kesalahan ia karena gagal mengurus mochi. Maapkan aq yang uda 
Saat ia dan uda mengantarkan mochi, saat itulah terakhir kali aq dan uda melihat mochi. Dan sejak saat itu kita gak pernah ketemu lagi. Dan saat itu, untuk malam2 pertama ia kehilangan mochi, ia menangis setiap malam.😥

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s